Tvnewsone.com, Sekadau – Kelangkaan gas subsidi 3 Kg yang mendapat sorotan dari berbagai elemen masyarakat di Wilayah Sekadau, mendapat respon tegas dari Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan. Melalui aplikasi Whatsaps pribadinya politisi Gerindra ini mendesak Pemerintah Kabupaten Sekadau dan dinas terkait mencari solusi dan mengusut penyebab kelangkaan gas Elpiji 3 Kg subsidi di wilayah Bumi Lawang Kuari, Senin (8/12/25)
Yodi mengatakan bahwa kelangkaan Elpiji 3 Kg sangat berdampak terhadap masyarakat di kampung-kampung terutama bagi yang berpenghasilan rendah.
“Beberapa hari terakhir ini, saya kerap menerima aduan dari masyarakat, terkait kelangkaan gas Elpiji 3 Kg. Kita minta Pemkab segera bergerak cari solusi,” terang Yodi.
Dalam hal ini, Yodi mendesak Pemkab bersama instansi terkait dan kepolisian mengusut penyebab gas Elpiji langka di kampung-kampung maupun di perkotaan. Ia juga meminta aparat menindak tegas jika ada mafia penyebab langkanya Elpiji 3 Kg.
“Jangan-jangan ada mafia yang bermain sehingga menyebabkan Elpiji untuk rakya6tini langka. Kalau memang ada, tindak tegas!” pinta Yodi.

Selain Pemkab melalui dinas terkait, dapat menindak tegas jika ada oknum pangkalan yang coba-coba bermain
“Kalau ada pangkalan elpiji yang main-main, cabut saja izinnya, gitu aja kok repot” tegas Yodi.
Tak hanya permasalahan Gas Elpij, menjelang libur nasional Natal dan Tahun Baru 2026 ini, Yodi juga mewanti-wanti beberapa permasalahan harga pokok dipasaran. Yodi meminta pemerintah daerah segera mempersiapkan langkah kongkrit jika terjadi kenaikan harga bahan pokok.
“Kebutuhan yang sering berubah harganya itu, biasanya, minyak goreng, telur, gula. Adapun bahan dapur seperti bawang, cabai dan daging ayam. Itu biasanya ada pergeseran harga menjelang libur hari raya. Nah, pemerintah harus sudah menyiapkan langkah, jangan sudah ribut barulah kalang kabut,” pungkasnya. [Bom]









