Sambas, TVNewsOne.com – Masyarakat Paloh persoalkan proyek Rehabilitasi jembatan ruas jalan Bantanan II ( Sange Mangge) – Tanah Hitam, pasalnya proyek tersebut terkesan asal- asalan, Sambas, Kamis (5/02/2026).
Proyek tersebut dengan Nilai Kontrak Rp. 199.878.000, sumber Dana APBD P Tahun Anggaran 2024, Penyedia Jasa CV. Bangun Cermerlang Lestari dan Konsultasi Supervisi PT. Askon Multi Jasa.
Masyarakat Paloh, Yetno M. Amin menyampaikan bahwa proyek pembangunan Rehablitasi jembatan Liku dimulai tahun 2024 akhir, belum sampai satu tahun jembatan tersebut sudah jebol/ roboh, saya selaku masyarakat dari awal sudah menyampaikan kepada pelaksana, supaya gelegar kayu Ulin bawah sepanjang empat meter harus diganti, namun di indahkan nya.
Lanjut Yetno, yang lebih menarik, saat pengecoran tidak menggunakan papan mal, plastik bawah, besi dibawah jembatan masih semerawutan.
Paska jebol, masyarakat sudah beberapa kali memperbaiki dengan swadaya masyarakat, namun jebol kembali, karena tidak ada kekuatan penahan dibawahnya.
“Semua ada bukti dari awal pengerjaan hingga akhir, kami selaku masyarakat, agar Dinas Terkait, Aparat Penegak Hukum segera turun kelapangan untuk meninjau langsung kondisi sesungguhnya dan memberikan penindakan kepada Kontraktor Nakal.
Kami selaku masyarakat berharap agar kedepannya Jembatan tersebut dibangun ulang sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat yang melintas, Ungkap Yetno.
Hingga berita ini diterbitkan, tvnewsone.com membuka ruang kepada pihak terkait untuk memberikan tanggapan maupun Klarifikasi.
( DA)











