Sanggau – Tvnewsone.com, Langkanya minyak dipedalaman Kabupaten Sanggau akibat tidak diberlakukannya lagi surat rekomendasi Desa karena sudah menggunakan aplikasi Xstar membuat sekelompok warga yang tergabung dalam penyalur BBM mendatangi kantor Bupati Sanggau.
Aksi damai ini meminta Pemerintah daerah memberikan kemudahan untuk mereka mendapatkan rekomendasi pendistribusian BBM. Hal tersebut disampaikan Alfonsus Liqori Koordinator aksi damai ke kantor Bupati Sanggau.
“Kami minta ada regulasi yang mempermudah kami mendapatkan BBM dari Pertamina. Kalau dulukan cukup rekomendasi Kades, sekarang sudah tidak bisa lagi harus melalui aplikasi Xstar,” ujarnya.
Kebijakan Pemerintah menghapus kewenangan desa mengeluarkan rekomendasi diakui Alfon, sapaan akrabnya berdampak terhadap langkanya BBM di desa-desa yang jauh dari SPBU.
“Akibatnya BBM langka, dan harganya mahal, perekonomian masyarakat di kampung menjadi terganggu,” ungkapnya.
Alfon berharap ada solusi yang ditawarkan Pemerintah agar distribusi BBM sampai ke desa tidak terganggu.
“Kami minta solusi konkret dari Pemerintah seperti apa. Kami memahami Pemerintah membuat aturan yang ketat dalam rangka mencegah terhadinya penyelewengan atau penyalahgunaan BBM, misalnya untuk tambang ilegal, namun persoalan tersebut tidak bisa digeneralisir, artinya mereka yang menyelewengkan BBM harus ditindak tegas, tapi kami yang juga berjualan untuk membantu masyarakat ini juga harus diperhatikan,” pintanya. (HD)












