Gagalkan Penyelundupan 63 Kg Sabu di Perbatasan, Satgas Yonarhanud 1/PBC Serahkan Barang Bukti ke Dankolakopsrem 121/Abw

Tvnewsone.com, Pontianak— Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia dari Yonarhanud 1/PBC Kostrad menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat ±63 kilogram dan 199 pod elektrik siap edar di wilayah perbatasan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Barang bukti hasil pengungkapan tersebut diserahkan secara resmi oleh Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 1/PBC Kostrad kepada Dankolakops Korem 121/Abw, Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., di Markas Komando Perwakilan Korem 121/Abw, Pontianak, pada Minggu (7/9).

Keberhasilan ini menjadi catatan penting di awal masa tugas Dansatgas yang baru, sekaligus mempertegas komitmen jajaran TNI dalam mendukung program nasional “Perang Total terhadap Narkoba”.

“Penyerahan barang bukti ini adalah bukti nyata keberhasilan Satgas dalam mencegah masuknya narkoba ke wilayah Indonesia. Saya sangat mengapresiasi dedikasi dan kerja keras Satgas Pamtas. Hantam terus, pantang mundur, lanjutkan perjuangan!” tegas Brigjen TNI Purnomosidi kepada awak media.

Modus Baru Penyelundupan

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang dihimpun melalui penggalangan masyarakat dan kerja intelijen Satgas. Hasil operasi gabungan ini berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku yang membawa narkoba menggunakan kendaraan roda empat melalui jalur perbatasan Entikong.

Barang bukti berupa sabu dikemas dalam ukuran kecil dengan model dan kemasan baru, termasuk dalam bentuk pod elektrik. Modus ini disebut sebagai yang pertama kali terdeteksi di wilayah perbatasan Kalbar.

Upaya penggagalan ini tidak hanya menunjukkan ketanggapan TNI dalam pengamanan perbatasan, tetapi juga mengindikasikan adanya tren baru dalam metode penyelundupan narkoba ke Indonesia.

Komitmen Terus Ditingkatkan

Sebagai wilayah strategis yang berbatasan langsung dengan Malaysia, Kalimantan Barat menjadi salah satu titik rawan penyelundupan narkotika. Korem 121/Abw bersama jajaran TNI dan instansi terkait berkomitmen untuk terus memperkuat pengamanan dan intelijen di sepanjang perbatasan.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba. Ini ancaman serius bagi generasi bangsa,” tegas Brigjen TNI Purnomosidi.