Pontianak, TVNEWSONE – Kawasan Taman Alun-alun Kapuas, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, tampak dipenuhi oleh antusiasme para pengunjung pada Minggu sore (26/7). Destinasi wisata ini menjadi opsi yang tepat untuk menikmati pesona Sungai Kapuas, dengan deretan kapal yang siap mengajak berkeliling. Salah satunya adalah Kapal Rezeki Kapuas, milik seorang anak muda bernama Fiki Ramadhan (20) yang juga merupakan pengemudi kapal tersebut.
Mulai dari Rp20.000 pengunjung dapat merasakan sensasi berlayar di atas sungai terpanjang di Indonesia. Menjadikan kapal wisata ini bukan sekadar rekreasi yang murah, melainkan cara terbaik untuk melihat identitas Kota Pontianak.
“Namanya (Kapal) Rezeki Kapuas. Tarifnya Rp20.000 untuk 1 orang dewasa, dan Rp.10.000 untuk anak-anak. Kita mulainya dari pukul 3 atau 4 sore, dan kemungkinan selesainya pukul 10 atau 11 malam. Kapasitasnya sekitar 70-80 orang,” ucap Fiki, menjelaskan tentang kapal wisatanya.
Kapal Rezeki Kapuas akan membawa penumpangnya berlayar dari Taman Alun-alun Kapuas, melewati Jembatan Tol 1, lalu kembali lagi ke lokasi awal, dengan waktu tempuh 20 hingga 30 menit.
Tersedia juga menu-menu makanan ringan yang bisa dipesan langsung di atas kapal. Mulai dari pisang goreng keju dan cokelat, tela-tela, kentang goreng, hingga sosis goreng, yang siap menemani para penumpang kapal menyusuri Sungai Kapuas.
Asih (23), salah satu pengunjung sore itu, menceritakan pengalamannya berlayar di atas Kapal Rezeki Kapuas. “Pengalamannya seru sih. Soalnya mutarnya agak jauh, harganya juga terjangkau, bisa beli makan, buat santai. Enaklah pokoknya, apalagi buat santai sore-sore.”
Sepanjang perjalanan, para penumpang kapal akan disuguhi lanskap kota Pontianak dari kejauhan, serta pemandangan langit petang hingga malam. Terlihat juga aktivitas sore hari para penduduk tepian, dan juga anak-anak yang berenang hingga ke tengah sungai menciptakan pengalaman yang tak kalah menarik melalui kapal wisata ini.
“Menariknya, kayak di sana tadi tuh banyak budak-budak (anak-anak) yang berenang, mereka lompat-lompat, gitu sih,” ungkap Asih.
Anggi (23), pengunjung lainnya, menambahkan pendapatnya tentang esensi dari menyusuri Sungai Kapuas. Dirinya mengaku bahwa di atas kapal wisata tersebut ia bisa melihat ciri khas Kota Pontianak yang sebenarnya. “Bisa nengok (melihat) Kota Pontianak yang kayak sebenarnya gitu. ‘Kan ciri khas Kota Pontianak itu Sungai Kapuasnya.”
Riuhnya pengunjung setiap akhir pekan serta hari-hari libur lainnya di Taman Alun-alun Kapuas, menjadi bukti bahwa pesona Sungai Kapuas takkan pernah padam dan selalu menjadi destinasi wisata yang meriah di Kota Pontianak. Melalui Kapal Rezeki Kapuas maupun deretan kapal wisata lainnya, siapa pun dapat merasakan pengalaman menyusuri identitas dari Kota Pontianak (fidhil)












