Berita  

Hari Pertama Pasca Idul Fitri, Dirut Rsud Agusdjam Ketapang Tinjau Lansung Kondisi Layanan

Ketapang – Tvnewsone.com, Hari pertama kembali bertugas pasca Idul Fitri, Direktur RSUD Ketapang drg. Basaria Raja Guk Guk mengawali aktivitas dengan melakukan silaturahmi ke berbagai unit layanan, mulai dari poli rawat jalan, ruang rawat inap, hingga instalasi penunjang lainnya. Dalam suasana penuh kehangatan, beliau menyampaikan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran.

Namun, silaturahmi tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat kebersamaan, melainkan juga momentum untuk melihat secara langsung kondisi riil di lapangan. Berbagai aspirasi dari kepala ruangan (karu) turut didengarkan, sekaligus dilakukan peninjauan terhadap aspek lingkungan serta sarana dan prasarana yang masih memerlukan perhatian serius.

Dalam peninjauan tersebut, ditemukan sejumlah hal yang perlu segera dibenahi, di antaranya kondisi plafon dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, kebersihan lingkungan yang perlu ditingkatkan, penataan aset rusak yang belum tertib, hingga pemanfaatan ruang yang belum optimal. Salah satu perhatian utama adalah kebutuhan ruang tunggu keluarga pasien yang lebih representatif, khususnya di area sekitar ICU yang saat ini masih memanfaatkan lorong.

Selain itu, ruang rawat inap bedah juga menjadi fokus perhatian, terutama dalam hal peningkatan kenyamanan lingkungan dan pengelolaan sirkulasi udara agar tetap higienis bagi pasien maupun tenaga kesehatan.

Peninjauan bahkan dilakukan hingga ke area lantai tiga, tepatnya di atas ruang operasi. Di lokasi tersebut, Direktur meninjau langsung ruang kontrol AC sentral yang memiliki peran vital. Ditemukan bahwa kondisi kebersihan ruang tersebut masih perlu ditingkatkan, termasuk penataan barang dan pembuangan material yang tidak terpakai. Hal ini menjadi sangat penting untuk menjaga kestabilan sistem AC sentral di ruang operasi, sekaligus melindungi peralatan bedah yang bernilai tinggi serta menjamin keselamatan pasien.

Direktur menegaskan bahwa seluruh temuan ini bukan untuk mencari kekurangan masa lalu, melainkan sebagai pijakan bersama untuk melakukan perbaikan ke depan. Berbagai tantangan, mulai dari perubahan fungsi fasilitas hingga penataan lingkungan, menjadi refleksi penting bahwa pembenahan harus dilakukan secara menyeluruh, terstruktur, dan berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut, manajemen RSUD segera menginisiasi rapat bersama tim untuk melakukan inventarisasi menyeluruh berdasarkan tingkat urgensi dan aspek keselamatan. Langkah ini merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat integritas pelayanan serta menghadirkan lingkungan rumah sakit yang aman, bersih, dan bermartabat.

Di tengah tantangan efisiensi anggaran, semangat untuk terus berbenah tetap menjadi prioritas. RSUD adalah rumah besar bagi masyarakat Ketapang—tempat mereka mencari kesembuhan, sekaligus ruang pengabdian bagi seluruh tenaga kesehatan.

(Red)