Berita  

Pasar Rakyat di Sungai Betung dan Monterado Diduga Terbengkalai, Warga Pertanyakan Perencanaan Pembangunan

Bengkayang,Kalbar – Tvnewsone.com, Proyek pembangunan pasar rakyat di wilayah Kabupaten Bengkayang, tepatnya di Kecamatan Sungai Betung dan Kecamatan Monterado, kini menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, bangunan pasar yang telah selesai dibangun tersebut diduga tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya dan terlihat terbengkalai.

Pantauan awak media pada Kamis (12/03/2026) menunjukkan kondisi bangunan pasar rakyat di kedua kecamatan tersebut tampak tidak terawat. Beberapa bagian area bahkan sudah ditumbuhi rerumputan liar yang cukup tinggi, menandakan bahwa fasilitas tersebut jarang bahkan tidak digunakan.

Kondisi tersebut memunculkan berbagai pertanyaan dari masyarakat terkait perencanaan pembangunan yang dilakukan oleh dinas terkait, terutama mengenai pemilihan lokasi pasar yang dinilai kurang strategis.

Salah seorang warga Kecamatan Sungai Betung, Joni, saat ditemui awak media mengungkapkan bahwa sejak awal masyarakat sudah menilai lokasi pembangunan pasar tersebut kurang tepat.

“Menurut saya pasar ini tidak strategis. Lokasinya jauh dari pemukiman warga dan berada di atas bukit. Kalau pasar ini benar-benar beroperasi, limbah pasar bisa saja jatuh ke jalan raya Bengkayang–Singkawang,” ujarnya.

Setelah melakukan penelusuran di Kecamatan Sungai Betung, awak media kemudian melanjutkan pemantauan ke wilayah Kecamatan Monterado. Di lokasi tersebut ditemukan kondisi yang tidak jauh berbeda, di mana bangunan pasar rakyat tampak tidak difungsikan dan sebagian fasilitasnya bahkan mulai mengalami kerusakan.

Di sekitar lokasi pasar, awak media juga sempat berbincang dengan salah seorang warga Monterado Ardi. Ia mengaku heran dengan pembangunan pasar tersebut.

“Saya heran kenapa membangun pasar seperti ini. Apakah sebelumnya tidak ada survei lokasi apakah tempatnya strategis atau tidak,” ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan fasilitas publik seharusnya benar-benar mempertimbangkan kebutuhan masyarakat agar tidak terkesan menghamburkan anggaran negara.

“Kalau seperti ini seolah hanya membuang uang negara tanpa ada manfaatnya. Seharusnya pembangunan dilakukan untuk sesuatu yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.

Masyarakat berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat memberikan penjelasan mengenai kondisi pasar rakyat tersebut serta melakukan evaluasi terhadap pembangunan fasilitas umum agar benar-benar memberikan manfaat bagi warga.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi kepada dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang terkait tujuan pembangunan serta rencana pemanfaatan pasar rakyat tersebut.(Rin).