PASANG IKLAN Hubungi WhatsApp 08565065138
WhatsApp
PASANG IKLAN Hubungi WhatsApp 08565065138
WhatsApp

Akses Masih Terkendala, 9 Ton Bantuan Dikirim untuk Penyintas Gempa NTT

Pasang Iklan Hubungi WhatsApp 08565065138
WhatsApp

tvnewsone.com Jakarta – Bantuan kemanusiaan terus bergerak ke sejumlah wilayah terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT), meski distribusi masih menghadapi kendala akses akibat longsor serta belum pulihnya jaringan listrik dan komunikasi.

Dompet Dhuafa pada Selasa (18/8/2026) mulai mengirimkan sekitar 9 ton bantuan logistik melalui jalur laut dan darat. Bantuan diberangkatkan dari Labuan Bajo menggunakan kapal cepat dan dari Ende menggunakan truk untuk menjangkau sejumlah wilayah yang terdampak.

Pengiriman tahap awal tersebut menjadi bagian dari rencana distribusi bantuan hingga 81 ton logistik yang akan dilakukan secara bertahap.

Di lapangan, kebutuhan masyarakat masih cukup besar. Sejumlah ruas jalan nasional belum sepenuhnya dapat dilalui karena material longsor, sementara listrik dan komunikasi juga belum pulih total di beberapa lokasi.

Kondisi itu membuat distribusi bantuan tidak cukup hanya mengandalkan jalur darat. Sejumlah wilayah, terutama kawasan pelosok dan perbukitan, membutuhkan pola distribusi yang menyesuaikan kondisi medan.

Melalui Disaster Management Center (DMC), Dompet Dhuafa membangun jaringan respons di sejumlah titik. Nagekeo atau Mbay menjadi pos induk, sedangkan Labuan Bajo difungsikan sebagai Pos Aju.

Pos bantuan logistik dan layanan kesehatan juga ditempatkan di Nagekeo, Reok, Ruteng, Ronting, Maumere, Wera, dan Rota.

Hingga Selasa (18/8), tercatat 3.094 jiwa telah menerima manfaat dari respons kemanusiaan yang dilakukan Dompet Dhuafa.

Sebanyak 1.264 jiwa menerima bantuan logistik, sementara 1.560 jiwa mendapatkan makanan. Layanan kesehatan telah diberikan kepada 105 jiwa, sedangkan 15 jiwa memperoleh pendampingan psychological first aid.

Selain itu, sebanyak 150 jiwa telah dievakuasi dari wilayah terdampak.

Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika Ahmad Juwaini melepas pengiriman bantuan tahap awal tersebut secara daring dari Jakarta.

Respons kemanusiaan masih berjalan seiring operasi pencarian dan pertolongan di sejumlah wilayah. Distribusi bantuan berikutnya akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi akses dan kebutuhan masyarakat di masing-masing titik.

Bagi Dompet Dhuafa, tantangan berikutnya bukan hanya mengirimkan bantuan dalam jumlah besar, tetapi memastikan logistik tersebut dapat mencapai warga yang berada di wilayah dengan akses paling sulit.