Tvnewsone.com,Kubu Raya–Pangkalan TNI AU Supadio melalui Dinas Teritorial (Dister) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan olahraga dirgantara di Kalimantan Barat. Bertempat di Sport Center Lanud Supadio, Dusun Merdeka, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, telah dilaksanakan kegiatan monitoring Ground Handling dalam rangka pelatihan dan sertifikasi PL-1 Paralayang Provinsi Kalbar, Minggu (9/11).
Kehadiran para instruktur nasional seperti Instruktur Paralayang Indonesia Syamsul, Asisten Pelatih Paralayang Indonesia Haris Efendi, dan Ketua Harian Pengprov Paralayang Kalbar Hari Furqon, memberi energi tersendiri bagi para peserta. Ditambah lagi dukungan para pilot paralayang Kalbar serta Pamong dan Instruktur Saka Dirgantara Lanud Supadio, suasana latihan terasa penuh semangat dan kekeluargaan. Kepala Dinas Teritorial Lanud Supadio Letkol Sus M. Deni Abdullah beserta staf turut terlibat langsung mengamankan sekaligus menyukseskan jalannya kegiatan.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Ketua Harian Pengprov Paralayang Kalbar Hari Furqon, diikuti sambutan dari Instruktur Paralayang Indonesia Syamsul. Peserta kemudian menerima materi pengenalan olahraga paralayang yang disampaikan Asisten Pelatih Paralayang Indonesia Haris Efendi, khususnya kepada anggota Saka Dirgantara Lanud Supadio.
Memasuki sesi inti, para calon siswa paralayang Kalbar menerima pembekalan langsung dari instruktur nasional sebelum terjun ke praktik Ground Handling. Di bawah terpaan angin pagi, mereka belajar memahami karakter parasut, menyeimbangkan tarikan angin, serta melatih refleks dasar yang menjadi fondasi sebelum latihan terbang. Para anggota Saka Dirgantara terlihat antusias bahkan sebagian berlari kecil mengimbangi arah angin, sebagian lain mencoba kembali hingga parasut benar-benar dapat mereka kendalikan dengan baik.
Menjelang akhir kegiatan, sesi tanya jawab menjadi ruang yang sangat bermanfaat. Para peserta bebas mengajukan pertanyaan tentang teknik, keselamatan, hingga tahapan sertifikasi paralayang. Diskusi berlangsung hangat, mencerminkan kedekatan antara instruktur, pembina, dan para peserta muda yang tengah menapaki dunia kedirgantaraan.
Kegiatan ini bukan sekadar latihan teknis. Lebih dari itu, ia menjadi wadah membangun mimpi, keberanian, serta kecintaan terhadap dunia dirgantara. Dari halaman latihan sederhana ini, Lanud Supadio bersama Pengprov Paralayang Kalbar ingin menyiapkan generasi yang tidak hanya terampil, tetapi juga berkarakter dan berjiwa patriot.
Langkah awal yang ditempuh hari ini adalah pijakan pertama menuju langit prestasi. Dengan pembinaan yang konsisten, dukungan instruktur berpengalaman, dan semangat para peserta muda, Kalimantan Barat optimis melahirkan pilot-pilot paralayang yang mampu terbang tinggi membawa nama daerah dan mengharumkan olahraga dirgantara Indonesia.











