Akui Khilaf, Anen Minta Maaf ke Insan Pers Bengkayang atas Ucapannya di Medsos

Tvnewsone.com, Bengkayang — Menindaklanjuti polemik yang sempat viral di media sosial terkait unggahan yang dinilai menyudutkan profesi wartawan di Kabupaten Bengkayang, seorang warga bernama Anen akhirnya menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka kepada insan media, Sabtu (1/11/2025).

Dalam wawancaranya bersama awak media Bengkayang, Anen membenarkan bahwa dirinya membuat komentar di akun Facebook pribadinya yang menyinggung soal wartawan. Namun, ia menegaskan bahwa unggahan tersebut tidak dimaksudkan untuk menyudutkan seluruh wartawan di Kabupaten Bengkayang.

“Betul, komentar itu memang saya yang buat, tetapi bukan bermaksud menyinggung semua wartawan Bengkayang. Saya hanya menyinggung salah satu oknum yang bernama Jemi Indrawan, yang menurut saya sering mencari-cari kesalahan warga agar bisa meminta uang,” ujar Anen.

Anen mengaku menyesal atas kata-kata yang beredar di media sosial dan menyadari bahwa postingan tersebut telah menimbulkan keresahan di kalangan insan pers.

“Saya sadar, sebagai manusia biasa saya tidak luput dari kesalahan. Postingan saya saat itu memang kurang pantas dan telah mencederai hati rekan-rekan media. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh wartawan Bengkayang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Anen berharap kejadian ini bisa menjadi pembelajaran bagi dirinya agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

“Saya berterima kasih kepada teman-teman wartawan yang sudah memberi kesempatan saya untuk menjelaskan. Semoga ke depan hubungan antara masyarakat dan insan pers di Bengkayang semakin baik dan saling menghargai,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan wartawan Bengkayang,Kurnadi, menyambut baik permintaan maaf tersebut dan berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Ia menegaskan bahwa wartawan bekerja berdasarkan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, sehingga tidak semestinya profesi wartawan digeneralisasi secara negatif.

“Kami menghargai itikad baik saudara Anen yang sudah menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf. Kami juga berharap masyarakat bisa lebih bijak dalam bermedia sosial. Jangan sampai pernyataan yang tidak berdasar justru mencoreng profesi wartawan yang menjalankan tugas secara profesional,” ujar Kurnadi.

Kurnadi menambahkan, wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Oleh karena itu, kerja sama dan komunikasi yang baik antara masyarakat dan insan pers perlu terus dijaga.

“Kami terbuka terhadap kritik, tapi harus disampaikan secara proporsional dan berimbang. Ke depan, mari kita saling menghormati dan menjaga hubungan baik antara media dan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan adanya permintaan maaf dan tanggapan positif dari kedua belah pihak, diharapkan persoalan ini dapat diselesaikan dengan damai dan menjadi pembelajaran bersama bagi masyarakat agar lebih bijak dalam bermedia sosial. [Rin]