CU Lantang Tipo Dorong Generasi Muda Dayak Bersinar di Panggung Artis Dayak Generation ke-4

Oplus_131072

Tvnewsone.com, Pontianak — Gelaran Final Show dan Concert Artis Dayak Generation (ADG) ke-4 berlangsung meriah di Rumah Radakng, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada 22–25 Oktober 2025. Acara bergengsi ini sukses menarik puluhan ribu pengunjung yang datang dari berbagai daerah untuk menyaksikan penampilan para talenta muda Dayak yang lolos dari ajang audisi sebelumnya.

Kesuksesan acara ini tak lepas dari dukungan berbagai pihak, salah satunya Credit Union (CU) Lantang Tipo, yang berperan aktif dalam memastikan kelancaran dan kesuksesan kegiatan kebanggaan masyarakat Dayak tersebut.

Penasehat ADG sekaligus Manager Kantor Cabang CU Lantang Tipo Sungai Raya Dalam, Pinsensius Hadi, menyampaikan bahwa dukungan CU Lantang Tipo berangkat dari kepedulian terhadap generasi muda Dayak yang memiliki potensi besar di bidang seni dan budaya.

“Lewat CU Lantang Tipo, kami ingin memberi ruang bagi anak-anak muda Dayak untuk berkarya dan berani tampil. Kami tahu CU Lantang Tipo sangat peduli terhadap pengembangan kaum muda, apalagi mereka yang punya talenta di bidang musik dan akademik,” ujar Pinsensius di sela-sela acara puncak ADG 4.

Menurutnya, ADG 4 awalnya direncanakan digelar di Kabupaten Sekadau, namun setelah berkoordinasi dengan Dewan Adat Dayak (DAD) Kota dan DAD Provinsi, kegiatan akhirnya dipusatkan di Kota Pontianak. Dukungan dari DAD serta kolaborasi dengan CU Lantang Tipo membuat penyelenggaraan ADG 4 berlangsung lancar dan meriah.

Pinsensius menambahkan, proses audisi ADG kali ini dilakukan secara live di TikTok, dan berhasil menarik antusiasme luar biasa dari masyarakat. “Penontonnya ribuan, komentarnya positif, dan kami melihat semangat anak-anak muda Dayak yang ingin tampil menunjukkan bakatnya,” ungkapnya.

Sepuluh finalis terbaik dari berbagai kabupaten di Kalimantan Barat kemudian tampil di panggung besar ADG 4, yang juga menghadirkan sejumlah artis dan penyanyi Dayak senior. Kehadiran mereka menjadi penyemangat sekaligus bentuk kolaborasi lintas generasi dalam melestarikan budaya Dayak melalui musik.

“Kami ingin tunjukkan bahwa masyarakat Dayak bukan hanya dikenal lewat budaya tradisional, tapi juga punya potensi besar di dunia modern, termasuk musik. Semoga para pemenang terus berkarya dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya,” tambah Pinsensius.

Melalui keterlibatan aktif CU Lantang Tipo, ADG 4 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah pembinaan dan pemberdayaan bagi generasi muda Dayak.

Harapannya, kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan yang memperkuat identitas budaya Dayak serta membuka peluang baru bagi talenta lokal untuk berkembang ke tingkat nasional.