Berita  

Mahasiswa Hukum Tatanegara sukseskan Focus Group Discussion (FGD)

tvnewsonePontianak – Gedung Terpadu Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak Focus Group Discussion (FGD) yang bertemakan “Kajian Seputar Peluang dan Tantangan Penulisan Jurnal Ilmiah di lingkungan Mahasiswa Hukum Tatanegara Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak “ dengan pemateri Arif Wibowo, S.H M.H dan dipandu moderator oleh Duratun Zahra Sahida beserta Taufik Kurahman sebagai notulensi. Pada Kamis (18/09/2025) siang hari. Kegiatan ini berlangsung secara luring.

 

Dalam kesempatan kali ini FGD yang dihadiri oleh mahasiswa/i , & dosen Fakultas Syari’ah guna memberikan pemahaman bagi mahasiswa Hukum Tatanegara terkait pentingnya Kajian Seputar Peluang dan Tantangan Penulisan Jurnal Ilmiah di lingkungan Mahasiswa Hukum Tatanegara Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak. Hal ini dapat mensosialisasikan mengenai pentingnya publikasi artikel ilmiah di kalangan mahasiswa Hukum Tatanegara (Siyasah Syar’iyyah) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak  agar keberlangsungannya berjalan dengan baik perlu di tunjang dengan kebijakan yang mengikat dan sistem budaya akademik yang memiliki pengaruh dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang berjalan secara Sustainabelity.

 

Penyampaian oleh pemateri Arif Wibowo, S.H M.H mengatakan bahwa “Maksud dan tujuan kajian penelitian ini adalah untuk menelusuri berbagai sumber yang relevan dengan topik penelitian. Ia menjelaskan bahwa kajian ini berfokus pada upaya melihat secara komprehensif peluang dan tantangan yang dihadapi mahasiswa Program Studi Hukum Tatanegara atau Siyasah Syar’iyyah IAIN Pontianak dalam menulis dan mempublikasikan jurnal ilmiah. Tidak hanya itu, penelitian ini juga diarahkan untuk mengidentifikasi strategi yang dapat mendorong peningkatan partisipasi serta kualitas publikasi artikel ilmiah mahasiswa, baik dari hasil penelitian bersama dosen maupun dari skripsi sebagai tugas akhir akademik.Lebih lanjut, pemateri menekankan pentingnya memetakan potensi kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan peneliti lain dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas” ujarnya.