TVnewsone.com–MELAWI, Kondisi ruas jalan poros kecamatan Pinoh Utara yang menghubungkan wilayah Desa Manding dan Natai Panjang serta beberapa desa lain rusak parah sehingga mendapatkan sorotan tajam dari warga pengguna jalan.
Menurut warga rusaknya jalan tersebut sudah berlangsung lama dan seakan luput dari perhatian pemerintah daerah, dalam hal ini Pemerintah daerah kabupaten Melawi.
Ironisnya, Berdasarkan informasi warga di Poros jalan tersebut terdapat rumah kebun milik Bupati Melawi H, Dadi Sunarya, dan di rumah kebun tersebut terdapat banyak alat berat yang di duga milik Bupati dan keluarga nya. Tapi tak pernah di fungsikan untuk membantu perbaikan jalan yang penuh kubangan persis di depan pondok rumah kebun milik orang nomor 1 di kabupaten Melawi tersebut.
Hal itu menuai kecaman tajam dari pengguna jalan, Warga menilai kinerja pejabat utama KB 1 Kabupaten Melawi kurang tanggap dan lamban menanggapi keluhan masyarakat terkait infrastruktur yang rusak parah.
Menurut warga Jalan yang menghubungkan desa Sungai Raya – Manding – Natai Panjang – Merah Arai – Engkurai hingga Merpak kondisinya sangat memprihatinkan, terutama saat musim penghujan tqpi mereka merasa heran pemerintah daerah seakan -akan tak mengetahui kondisinya.
Jalan poros tersebut merupakan jalur utama warga kecamatan Pinoh Utara untuk menjual hasil pertanian ke Kota Nanga Pinoh sebagai ibukota kabupaten Melawi, dengan kerusakan ini secara otomatis menghambat roda ekonomi masyarakat yang pada akhirnya berefek terhadap kesejahteraan masyarakat beberapa desa yang bergantunng terhadap kondisi jalan tersebut.
Masyarakat meminta dan berharap besar, kepada Bupati Melawi agar sedikit memiliki hati nurani, sebagai pejabat publik yang juga memiliki aset di lokasi tersebut, Bupati Melawi dapat benar-benar melihat dan merasakan penderitaan rakyatnya.
Warga berharap ada kebijakan dan tanggung jawab sosial yang nyata dari bupati yang merupakan putra asli Kabupaten terhadap kebutuhan dasar masyarakat,. Warga berharap Alat berat yang terparkir di depan rumah kebun milik Bupati itu baiknya difungsikan untuk menimbun dan memperbaiki beberapa titik jalan yang rusak parah tersebut, agar aset yang ada bisa memberi manfaat untuk kesejahteraan warga.
Kancai, salah seorang warga ketika di wawancarai berharap bupati Melawi peka terhadap penderitaan warga Sabtu, (18/4/26).
“Jalan ini adalah urat nadi utama warga. Kami berharap Bapak Bupati peka melihat kesusahan kami di lapangan. Segera gerakkan alat yang ada untuk membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Kancai.
Kancai mewakili Masyarakat menyuarakan secara tegas dan lantang dengan meminta Pemerintah Daerah, Wilayah, hingga Pemerintah Pusat agar tanggap dan turun tangan sesegera mungkin untuk menangani kerusakan jalan poros tersebut.
“Kami meminta agar semua pihak terkait tidak tinggal diam. Segera cari solusi terbaik dan lakukan penimbunan serta perbaikan jalan ini agar bisa dilalui dengan aman dan nyaman. Jangan biarkan rakyat terus menderita dan terisolir karena jalan yang rusak,” tegasnya.
Warga berharap pemerintah segera hadir memberikan solusi nyata, sehingga rasa keadilan dan kesejahteraan bisa dirasakan oleh masyarakat Manding dan sekitarnya.
Awak media berusaha menghubungi pemerintah daerah kabupaten Melawi dalam hal ini Dinas pekerjaan Umum maupun Bupati Melawi guna melakukan klarifikasi serta tanggapan terkait keluhan masyarakat kecamatan Pinoh Utara namun karena bertepatan dengan hari libur kerja sampai berita ini di turunkan belum mendapatkan respon. (Totom)











