Tvnewsone.com, Bengkayang – Wakapolres Bengkayang, Kompol Anne Tria Sefyna, S.H., S.I.K., angkat bicara terkait insiden yang terjadi di wilayah Sekayok, Kecamatan Bengkayang, pada Senin (25/8/2025) kemarin. Ia mengaku bersyukur karena kericuhan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Namun, untuk mencegah bentrokan lebih besar, pihaknya bersama jajaran Forkopimda Bengkayang turun langsung ke lokasi guna menenangkan situasi dan menyelesaikan permasalahan di lapangan.
“Syukur tidak ada korban jiwa. Namun untuk mencegah bentrok yang lebih besar, kami bersama Forkopimda turun langsung bersama-sama ke lapangan sehingga bisa diselesaikan permasalahan tersebut,” ujar Kompol Anne saat diwawancarai awak media, Selasa (26/8/2025).
Selain itu, ia menegaskan bahwa Polres Bengkayang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI). Menurutnya, aktivitas tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga membahayakan ekosistem dan keselamatan warga.
“Kita dari Polres Bengkayang mengimbau kepada seluruh masyarakat Bengkayang untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Aktivitas tambang ilegal sangat rawan dan bisa menimbulkan bencana seperti longsor, banjir, maupun pencemaran lingkungan,” tegasnya.
Hingga kini, aparat bersama pemerintah daerah terus berupaya melakukan pendekatan persuasif agar masyarakat menghentikan aktivitas PETI serta mencari solusi bersama demi keamanan dan kelestarian lingkungan di Bengkayang. [Rin]











