Breaking News
Satres Narkoba Polres Sekadau Gagalkan Peredaran 51,90 Gram Sabu Tujuan Nanga Mahap Bumi Lawang Kuari Berduka Anggota DPRD Meninggal Dunia Akibat Laka Lantas Kapolres Sekadau Pimpin Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat 28 Personel Bintara Prajurit Kodim 1204/Sanggau-Sekadau Asah Profesionalisme, Gelar Latihan Menembak Senjata Ringan Semester I TA 2026 Sanggau, Tvnewsone.id. – Dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan dasar keprajuritan, Kodim 1204/Sanggau-Sekadau menggelar Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbak Jatri) Semester I Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Tembak Areal Sabang Merah, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Selasa (30/6/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dihadiri oleh Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, S.I.K., M.Si., Kasdim 1204/Sanggau-Sekadau Mayor Arm. Duloh, Danki A Brimob Ipda Playanus Hengky, Pasi Ops Kodim 1204/Sanggau-Sekadau Kapten Inf. A.A. Siregar, Pasi Pers Kodim 1204/Sanggau-Sekadau Kapten Inf. Yudi Santoso, para Danramil jajaran Kodim 1204/Sanggau-Sekadau, personel Koramil 01 hingga Koramil 22, serta personel pendukung Kodim 1204/Sanggau-Sekadau. Latihan menembak merupakan program pembinaan latihan yang dilaksanakan secara berkala sebagai upaya meningkatkan profesionalisme prajurit. Selain mengasah keterampilan menembak, kegiatan ini juga bertujuan membina disiplin, ketelitian, dan kesiapan prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan. Materi latihan meliputi menembak menggunakan tiga sikap, yaitu sikap tiarap, duduk, dan berdiri pada jarak 100 meter. Setiap prajurit melaksanakan penembakan sebanyak 10 butir amunisi pada masing-masing sikap sesuai prosedur latihan yang telah ditetapkan. Selama pelaksanaan latihan, seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan disiplin dan tetap mengedepankan faktor keamanan sesuai standar operasional yang berlaku, sehingga kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar. Kegiatan Latbak Jatri Semester I TA 2026 berakhir pada pukul 15.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan melalui latihan ini kemampuan menembak prajurit Kodim 1204/Sanggau-Sekadau semakin meningkat sehingga senantiasa siap melaksanakan setiap tugas yang diemban demi mendukung tugas pokok TNI AD di Wilayah.(Bom) ( Sumber Pendim 1204/Sanggau-Sekadau) Bumitama Bangun dan Dorong Ekosistem Pendidikan Yang Berkualitas.
PASANG IKLAN Hubungi WhatsApp 08565065138
WhatsApp
PASANG IKLAN Hubungi WhatsApp 08565065138
WhatsApp

APH dan Komisi I DPRD Sambas Wajib Tau, Bangunan Dermaga Nelayan Gagal Konstruksi rawan Ambruk

Pasang Iklan Hubungi WhatsApp 08565065138
WhatsApp

Sambas, TVNewsOne.com – Kontraktor harus bertanggung jawab atas Pembangunan Dermaga Nelayan terpadu tahun 2021 mengalami gagal Konstruksi yang berakibat tidak bisa dimanfaatkan oleh Nelayan, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas.

Gagal Konstruksi Dermaga Nelayan mengakibatkan kemiringan yang nantinya akan berujung ambruk dan membahayakan Keselamatan Nelayan yang lagi bertambat di Dermaga tersebut.

Suhardi, Kepala Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas

Kepala Desa Parit Baru, Suhardi Menyampaikan, Bahwa Pembangunan Dermaga Pelabuhan Tambat Bongkar muat ikan Nelayan di Desa Parit Baru berada di Lahan milik Pribadi Masyarakat dan kegiatan tersebut belum diserah terimakan ke Desa Parit Baru.

Lanjut Suhardi, memang di awal kita pernah diminta data-data lahan masyarakat yang nantinya akan dibebaskan, namun hingga saat ini belum ada pembebasan lahan milik Masyarakat.

Dimana rencana pembangunan awal tidak hanya Pembangunan Dermaga Nelayan, Ruas jalan, dan Jembatan Box Culvert, namun ada Pos Jaga, tempat olahraga seperti lapangan Volley pernah dijanjikan.

Saya berharap proses pembangunan dermaga bisa berkelanjutan.

Kami sangat memerlukan informasi dari Dinas terkait, Status Dermaga ini seperti apa, karena belum ada Penyerahan secara Resmi Oleh Dinas Terkait.

Terkait dengan penurunan bagian depan tiang Dermaga berakibat terjadi kemiringan sehingga tidak bisa dimanfaatkan oleh Nelayan, Ungkap Suhardi.

Di selah wawancara dengan Kepala Desa, ada celetuk masyarakat, ” Itu Dermaga atau Perosotan”.

Sebelum terjadinya ambruk, Masyarakat berharap Aparat Penegak Hukum, Dinas Terkait, Anggota DPRD Sambas Komisi 1 turun ke lokasi Dermaga Nelayan dan Menindak Kontraktor- kontraktor Nakal, agar ada efek jera, karena telah merugikan Keuangan Negara.

Semua harus dibuka terang benderang, bahwa setiap orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum tanpa memandang status sosial, kaya atau miskin, jabatan, atau latar belakang lainnya.

( Bersambung)

(DED)