Tvnewsone.com, Sanggau – Tumpuan dan harapan masyarakat Balai Sebut kepada pemerintah begitu besar untuk memperbaiki insfratruktur jalan yang rusak parah guna mendongkrak perkembangan ekonomi masyarakat setempat.
Namun harapan masyarakat pupus ketika proyek yang dikucurkan melalui APBD Provinsi Kalbar sebesar 19 Milyar diruas jalan Balai Sebut -Balai Sepuak yang baru saja dikerjakan oleh perusahaan PT. Fortu Purna Karya berdasarkan website LPSE Kalbar itu kembali rusak lagi.
Menyikapi hal tersebut pengamat pembangunan Kalbar yang enggan namanya disebut, minta agar pemerintah lebih selektif dalam memilih atau menentukan kontraktor pelaksana.
“Jangan asal menangkan saja sebaiknya lihat dulu track recordnya,kalau sudah begini sebaiknya APH harus melakukan penyelidikan kenapa hal ini bisa terjadi,”tegasnya.
Sementara kecewa dengan kualitas pembangunan yang baru saja dikerjakan rusak kembali itu berbagai upaya yang di lakukan oleh Masyarakat agar jalan tersebut bisa dilalui, inisiatif dari Kepala Desa Semirau bersama Warga melakukan Kerja bakti untuk memperbaiki jalan tersebut agar bisa dilalui, berlangsung 3 bulan terakhir.
Hal tersebut dikatakan Kepala Desa Semeru, Heronimus Rambo menilai pemerintah seakan acuh tak acuh untuk ikut andil memperbaiki jalan yang rusak tersebut dengan serius
Kepada wartawan dirinya menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan kerja bakti untuk memperbaiki jalan tersebut berkali kali terlebih lagi ketika setelah musim Hujan.
“Kami sudah 3 kali kerja bakti bersama warga Dusun Semirau dan Dusun Sekampet dan bahkan didukung penuh oleh beberapa teman teman pengusaha lokal, baik manual maupun dengan alat berat,” ungkap Heronimus melalui via WhatsApp.
Seperti diketahui sebelumnya bahwa pengerjaan jalan yang melibatkan Pemerintah Provinsi berdasarkan informasi yang dikumpulkan oleh Awak Media sempat dikerjakan pada tahun 2024 di Bulan Agustus bahkan mengalami keterlambatan kerja selain itu kualitas dan mutu pekerjaan tersebut tidak bertahan lama kemudian rusak parah.
Sementara itu dari informasi yang di peroleh sebelumnya terdapat kegiatan proyek dari Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Barat untuk peningkatan Jalan Bali Sebut – Balai Sepuak dengan anggaran 19 Miliar lebih, terdapat beberapa item di antaranya peningkatan dan pengerasan dan terdapat juga pengaspalan jalan.
Seperti diketahui sebelumnya bahwa perusahan yang bertanggung jawab mengerjakan akses jalan tersebut sebagai pemenang tender “Fortu Purna Karya” yang beralamatkan di Pontianak Kubu Raya Kalimantan Barat, berdasarkan informasi yang didapat dari LPSE Provinsi Kalimantan Barat.
Warga berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat agar lebih serius menangani Ruas Jalan tersebut dan memilih kontraktor yang lebih berkualitas karena jalan tersebut menjadi urat nadi pertumbuhan ekonomi masyarakat antar dua Kabupaten Sanggau dan Sekadau. [Her]











