Ekbis  

Lalamove Perkuat Keamanan, Gandeng Tokio Marine–Qoala Beri Proteksi Hingga Rp50 Juta

Platform logistik on-demand Lalamove menggandeng PT Asuransi Tokio Marine Indonesia dan PT Mitra Jasa Pratama untuk menghadirkan perlindungan asuransi perjalanan bagi mitra pengemudi dan pengguna, di tengah tingginya risiko kecelakaan lalu lintas di Indonesia.

Tvnewsone.com, Jakarta — Platform pengiriman dan mobilitas berbasis aplikasi, Lalamove, resmi memperkuat aspek keamanan layanan dengan menggandeng PT Asuransi Tokio Marine Indonesia (Tokio Marine) dan PT Mitra Jasa Pratama (Qoala). Kolaborasi ini menghadirkan perlindungan asuransi perjalanan bagi mitra pengemudi maupun pengguna layanan.

Melalui kerja sama tersebut, Lalamove menyediakan skema Group Personal Accident yang mencakup risiko selama aktivitas pengantaran dan perjalanan. Perlindungan ini berlaku bagi mitra pengemudi saat menjalankan pesanan, serta pengguna layanan transportasi mereka.

Nilai pertanggungan yang ditawarkan mencapai hingga Rp50 juta, mencakup biaya pengobatan akibat kecelakaan, santunan cacat tetap, hingga santunan meninggal dunia sesuai ketentuan polis.

Managing Director Lalamove Indonesia, Andito B. Prakoso, mengatakan kebutuhan akan rasa aman kini menjadi faktor penting selain kecepatan dan kemudahan layanan digital.
“Pengguna dan mitra tidak hanya mencari efisiensi, tetapi juga perlindungan. Ini menjadi bagian penting dari ekosistem layanan berbasis platform,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (21/4/2026).

Langkah ini diambil di tengah tingginya angka kecelakaan lalu lintas. Data Korlantas Polri pada 2025 mencatat lebih dari 141 ribu kasus kecelakaan, dengan kendaraan roda dua mendominasi hingga sekitar 70 persen. Kondisi ini menempatkan pengemudi layanan on-demand sebagai kelompok dengan risiko tinggi di jalan.

Chief Distribution Officer Tokio Marine Indonesia, Heryudi, menilai kolaborasi ini sebagai upaya menghadirkan solusi perlindungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Menurutnya, skema asuransi yang dihadirkan mencakup dua aspek utama, yakni perlindungan untuk pengemudi dan penumpang, serta perlindungan khusus bagi pengemudi layanan pengantaran.

Sementara itu, Qoala berperan sebagai broker asuransi yang memastikan proses klaim berjalan cepat dan transparan melalui dukungan teknologi digital.

Direktur Utama Qoala, Ian Ramelan, menyebut integrasi teknologi menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap layanan asuransi.
“Proses klaim yang cepat dan transparan menjadi nilai penting, tidak hanya bagi mitra pengemudi tetapi juga bagi pengguna,” katanya.

Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan standar keamanan layanan logistik dan transportasi berbasis aplikasi di Indonesia. Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem mobilitas yang lebih aman, profesional, dan terpercaya di tengah pertumbuhan sektor on-demand.