Tvnewsone.com, Jakarta – Sutradara Hanung Bramantyo mencoba melihat kembali ketakutan kolektif masyarakat Indonesia terhadap peristiwa 1965 melalui film horor terbarunya, Lobang Buaya.
Diproduksi Adhya Pictures dan Dapur Film, film tersebut mengambil latar Indonesia pada 1964 dan mengisahkan misteri pembunuhan berantai yang terjadi setiap tanggal 30 di Desa Lobang Buaya.
Menjelang penayangan di bioskop, film Lobang Buaya resmi merilis official trailer dan final poster. Trailer memperlihatkan penyelidikan Letnan Soegeng, diperankan Baskara Mahendra, yang ditugaskan mengungkap motif sekaligus mencari dalang di balik rangkaian pembunuhan tersebut.
Bagi Baskara, perjalanan Soegeng bukan sekadar upaya mengungkap misteri. Setiap petunjuk dan korban membawa pertanyaan mengenai siapa yang sebenarnya bersalah dalam rangkaian peristiwa tersebut.
“Lewat film ini, kalian akan mengikuti setiap langkah Soegeng untuk ‘mencari dalang’ di balik misteri pembunuhan berantai ini. Saya yakin dari setiap petunjuk yang ditemukan, setiap korban yang berjatuhan, penonton akan dibawa melalui perjalanan yang tidak hanya menegangkan dan seru, tapi juga membuat kita bertanya: siapa yang berdosa dalam kisah ini?” ujar Baskara.
Hanung mengatakan penggunaan genre horor dalam film tersebut merupakan pilihan sadar. Ia ingin menghadirkan kembali perasaan takut yang muncul ketika masyarakat membicarakan peristiwa 1965 sekaligus mengaitkannya dengan persoalan sosial yang lebih luas.
“Dari saya kecil sampai sekarang, seakan ada satu topik yang dianggap tabu untuk dibicarakan. Saya berpikir kembali, perasaan apa yang kita rasakan ketika mendengar peristiwa ’65? Jawabannya adalah horor,” kata Hanung.
Menurut dia, ketakutan dalam Lobang Buaya tidak berhenti pada teror dan pembunuhan yang menjadi bagian cerita. Horor juga digunakan untuk menggambarkan persoalan kekuasaan, korupsi, ketidakadilan, serta bagaimana manusia dapat menindas manusia lainnya.
” Saya memilih horor bukan hanya karena ingin membuat penonton merasakan ketakutan yang ada di dalam cerita, tetapi juga horor yang kita rasakan dari persoalan kekuasaan, korupsi, dan bagaimana manusia bisa saling menindas,” ujarnya.
Sementara itu, final poster film menampilkan sebuah tangan misterius yang menembus punggung berlubang seorang perempuan. Visual tersebut menjadi gambaran teror yang menjadi bagian penting dalam cerita.
Film Lobang Buaya dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026.










