Berita  

Resmi Lepas 1.858 Jemaah Haji Kalbar, Ini Pesan Gubernur Ria Norsan

Pontianak – Tvnewsone.com, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi melepas keberangkatan 1.858 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kalbar untuk musim haji tahun 2026. Prosesi pelepasan yang berlangsung penuh kekhusyukan ini digelar di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Senin (4/5/2026).
Pelepasan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian pemberangkatan tamu Allah asal Kalimantan Barat menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Batam.

Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan tanggung jawab besar yang menyangkut pelayanan kemanusiaan dan kelancaran ibadah. Ia meminta para jemaah untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, terutama dari segi fisik.

“Saya mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas, serta menjaga kekompakan selama menjalankan ibadah. Selain itu, bapak dan ibu agar senantiasa menjaga nama baik daerah serta bangsa selama berada di Tanah Suci,” pesan Gubernur Norsan.

Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD), total kuota haji Kalbar yang diberangkatkan tahun ini berjumlah 1.858 orang. Angka tersebut terdiri atas 1.749 jemaah haji reguler, 93 jemaah prioritas lanjut usia (lansia), 7 perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 9 Petugas Haji Daerah.
Ribuan jemaah tersebut terbagi ke dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni BTH-14 hingga BTH-18. Jemaah terbanyak berasal dari Kota Pontianak dengan jumlah 1.474 jemaah reguler ditambah 25 lansia, disusul oleh Kota Singkawang dan Kabupaten Kubu Raya.

Pemberangkatan jemaah haji Kalbar dijadwalkan berlangsung secara bertahap pada 5 hingga 10 Mei 2026. Rangkaian ini diawali dengan masuknya jemaah kloter pertama (BTH-14) ke Asrama Haji Pontianak pada 4 Mei 2026. Selanjutnya, jemaah akan diterbangkan menuju Batam menggunakan pesawat Lion Air, sebelum melanjutkan perjalanan panjang ke Jeddah bersama maskapai Saudi Arabia Airlines.

Sejalan dengan tema besar penyelenggaraan haji nasional tahun ini yang mengedepankan layanan ramah lansia, disabilitas, dan perempuan, Gubernur secara khusus memberikan penekanan kepada para petugas haji daerah.

“Petugas haji harus memberikan pelayanan dengan sepenuh hati, penuh kesabaran, dan keikhlasan. Kehadiran petugas di lapangan sangat menentukan kenyamanan serta kelancaran ibadah jemaah kita,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen penuh memberikan pelayanan terbaik sejak keberangkatan hingga kepulangan nanti. Diharapkan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan para jemaah dapat kembali ke tanah air membawa predikat haji yang mabrur.

(Red)