Pontianak – Tvnewsone.com, Memasuki bulan suci Ramadan, Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Kalimantan Barat menyelenggarakan agenda “Galeri Investasi Gathering Kalimantan Barat Tahun 2026”. Acara ini berlangsung pada Kamis (12/03) bertempat di Neo Hotel Pontianak.
Gathering yang dirangkai dengan momen buka puasa bersama ini mempertemukan para investor existing serta pengurus dari 31 Galeri Investasi (GI) yang tersebar di berbagai wilayah di Kalimantan Barat. Acara ini disambut antusias dengan kehadiran 98 peserta yang terdiri dari pimpinan galeri, Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM), serta perwakilan lintas institusi dari Kota Pontianak, Singkawang, hingga Kubu Raya.
Dalam sesi Paparan & Dialog, Pejabat Harian (P.H.) Kepala Kantor Perwakilan BEI Kalimantan Barat, Ardhy Anto, menyampaikan pembaruan data pasar modal daerah sejak tahun 2024 hingga cut-off Februari 2026, sekaligus memaparkan sinergi program kerja BEI ke depan. Lebih dari sekadar pemaparan data, fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan literasi dan kesadaran finansial (financial awareness) masyarakat.
“Prioritas utama dari penyelenggaraan acara ini adalah memperkuat kesadaran finansial masyarakat Kalimantan Barat. Kami ingin memberikan pemahaman agar masyarakat terhindar dari jerat investasi bodong, pinjaman online (pinjol) ilegal, serta praktik judi online,” papar Ardhy Anto.
Edukasi mengenai perencanaan keuangan yang bijak juga menjadi sorotan tajam. Pihak penyelenggara menekankan pentingnya pengamanan aset dan perlunya menghindari gaya hidup konsumtif yang membebani finansial pribadi.
“Masyarakat harus didorong untuk melakukan pengamanan aset dan perencanaan keuangan yang bijak, agar tidak bersifat konsumtif atau terjebak dalam gaya hidup ‘BPJS’, yaitu Budget Pas-pasan Jiwa Sosialita,” tegas Ardhy.
Selain literasi keuangan dasar, BEI Kalbar juga secara masif mengampanyekan penggunaan aplikasi IDX Mobile dalam acara ini. Ardhy menjelaskan bahwa aplikasi tersebut merupakan super app yang disiapkan oleh otoritas pasar modal untuk menjawab kebutuhan para stakeholder.
“Aplikasi IDX Mobile ini menyajikan informasi yang komprehensif, real-time, dan valid karena bersumber langsung dari server Bursa Efek Indonesia. Ini menjadi salah satu tools kami untuk mendistribusikan informasi pasar modal kepada masyarakat luas, khususnya insan di bidang pendidikan seperti pelajar dan mahasiswa,” jelasnya.
Aplikasi tersebut juga dirancang untuk memudahkan masyarakat belajar berinvestasi karena dilengkapi dengan fitur virtual trading.
“Syarat penggunaannya tidak rumit, tinggal download saja. Khusus untuk di Kalimantan Barat, klaim referral code-nya yaitu IDX Kalbar. Dari situ pengguna sudah langsung bisa menggunakan aplikasi tersebut 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 365 hari setahun, free of charge alias tidak dikenakan biaya apa pun. Sangat useful dan gratis,” tambah Ardhy.
Rangkaian acara ini juga dimeriahkan dengan penyerahan merchandise untuk Galeri Investasi, sharing session, serta games interaktif bertajuk “IDX Mobile Challenge”, sebelum akhirnya ditutup dengan sesi networking dan buka puasa bersama.
(Iwn)












