PASANG IKLAN Hubungi WhatsApp 08565065138
WhatsApp
PASANG IKLAN Hubungi WhatsApp 08565065138
WhatsApp

Seorang Pria Jadi Korban Pengeroyokan Hingga Dirujuk ke RS Sintang 

Korban JV, warga Desa Semitau Hilir, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, diduga dianiaya oleh sekelompok orang tak di kenal
Pasang Iklan Hubungi WhatsApp 08565065138
WhatsApp

Tvnewsone.com, Kapuas Hulu – Seorang pria berinisial JV (22), warga Desa Semitau Hilir, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, diduga dianiaya oleh warga Kecamatan Suhaid, Kabupaten Kapuas Hulu. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (21/05/2025) sekitar pukul 03.20 WIB (dinihari) di jembatan depan Bank Kalbar Cabang Semitau, Desa Semitau Hilir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, saat ini para terduga pelaku masih dalam penyelidikan dari pihak kepolisian..

Adapun kronologis kejadian, berawal ketika korban (JV) bersama temannya M dan O pada Rabu, 21 Mei 2025 sekitar pukul 03.20 WIB, pulang dari warung kopi. Sesampainya di jembatan depan Bank Kalbar Cabang Semitau, korban bersama temannya melihat ada kerumunan orang, kemudian korban bersama M singgah dikarenakan di dalam kerumunan tersebut ada yang korban kenal.

Tak lama kemudian, datang beberapa orang warga kecamatan Suhaid dan langsung memukuli rekan korban. Setelah itu korban bersama rekannya dikejar oleh warga Suhaid yang belum diketahui identitasnya. Pada saat itu korban langsung terjun ke sungai Kapuas untuk menyelamatkan diri.

Selanjutnya korban pun dibawa ke Puskesmas Semitau. Dari hasil pemeriksaan Puskesmas Semitau bahwa korban mengalami luka robek di bagian punggung sebelah kiri dengan 11 jahitan.

Kejadian itu pun dilaporkan ke Polsek Semitau oleh seorang warga setempat. Saat ini korban dirujuk ke Rumah Sakit di Kabupaten Sintang dikarenakan pembekuan darah di dalam tubuh yang menyebabkan korban sesak nafas.

Akibat kejadian tersebut, dikhawatirkan akan adanya aksi balas dendam antara warga kecamatan Semitau dengan warga kecamatan Suhaid.

Berdasarkan informasi terbaru bahwa korban saat ini telah meninggal dunia di Sintang. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait.