Berita  

Longsor Tebing Jalan di Jembatan Benawan Bengkayang Dibiarkan, Warga Soroti Minimnya Respons Pemerintah

Bengkayang, Kalbar – Tvnewsone.com, Longsor yang terjadi pada penahan tebing jalan di samping Jembatan Benawan, Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bumi Emas, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang, menuai sorotan tajam dari warga. Hingga Rabu (01/04/2026), kondisi tersebut dinilai belum mendapat penanganan serius dari pihak terkait.

Peristiwa longsor menyebabkan bagian penahan tebing terputus, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara roda dua dan roda empat yang melintas di kawasan tersebut.

Hasil pantauan awak media di lapangan menunjukkan kondisi jalan di sekitar lokasi tampak rawan. Tidak terlihat adanya pengamanan memadai seperti rambu peringatan atau pembatas jalan untuk mengantisipasi risiko kecelakaan.

Seorang warga yang melintas, Ari (47), mengaku kecewa terhadap lambannya respons pemerintah dalam menangani persoalan tersebut. Ia menilai kerusakan yang berada di pusat kota saja tidak ditangani dengan cepat.

“Yang di depan mata saja tidak ditanggapi dengan serius, apalagi jalan kami yang di kampung. Yang di tengah kota saja tidak ada penanganan yang jelas,” ujarnya.

Ari juga menekankan pentingnya langkah antisipasi sementara jika perbaikan belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Menurutnya, keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas.

“Kalau memang belum bisa diperbaiki, setidaknya beri tanda peringatan supaya pengguna jalan hati-hati. Jangan tunggu sudah ada korban baru ditangani. Itu sama saja sudah basah kuyup kena hujan baru cari payung,” tegasnya.

Sorotan semakin menguat karena hingga berita ini kembali diterbitkan, belum terlihat adanya langkah konkret dari instansi terkait untuk menangani kerusakan tersebut. Bahkan, sejak pemberitaan sebelumnya, kondisi di lokasi disebut belum mengalami perubahan signifikan.

Situasi ini memunculkan dugaan adanya pembiaran terhadap infrastruktur yang rusak dan berpotensi membahayakan masyarakat. Warga pun mendesak pemerintah daerah agar segera turun tangan sebelum insiden yang tidak diinginkan terjadi.

Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bukan hanya mencerminkan lemahnya respons terhadap infrastruktur rusak, tetapi juga membuka potensi terjadinya kecelakaan yang dapat merugikan masyarakat.

Awak media akan terus memantau perkembangan di lapangan serta berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait guna memastikan adanya tindakan nyata, bukan sekadar respons administratif.

(Rin).