Mendag Budi Pastikan Stok dan Harga Pangan Stabil Jelang Libur Akhir Tahun

Pontianak – Tvnewsone – Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, meninjau langsung kondisi harga kebutuhan pokok di sejumlah lokasi, di antaranya Pasar Flamboyan dan ritel modern Mitra Anda.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai langkah pemerintah untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan stok pangan menjelang libur akhir tahun.

Dalam peninjauan di kedua lokasi, Mendag Budi memeriksa sejumlah komoditas utama seperti beras, bawang, cabai, telur ayam ras, daging sapi, minyak goreng, hingga kebutuhan harian lainnya. Ia menilai harga-harga di Pasar Flamboyan maupun Mitra Anda masih berada pada level yang baik, bahkan sebagian lebih rendah dari harga acuan pemerintah.

“Hari ini kami meninjau pasar tradisional di kawasan Pontianak, yakni Pasar Flamboyan, kemudian ke ritel modern. Secara umum, harga-harga di sini cukup baik,” ujar Budi usai kunjungan, Kamis (11/12).

Untuk harga beras SPHP, lanjutnya, masih normal. Bawang merah dijual pada kisaran Rp20.000–Rp38.000, sementara harga acuan pemerintah berada di angka Rp41.500. Ia juga menyebut harga bawang putih tergolong stabil.

“Untuk Pontianak, khususnya Pasar Flamboyan, terima kasih Pak Wali. Harga-harga relatif stabil. Tadi juga kita melihat banyak masyarakat berbelanja, suasana pasar sangat ramai dan ramah,” tambahnya.

Budi memastikan stok bahan pokok aman untuk beberapa bulan ke depan, khususnya hingga menjelang lebaran tahun depan. Ia juga mengapresiasi keberadaan 284 produk UMKM yang dijual langsung di jaringan ritel setempat.

“Bawang putih juga stabil di angka Rp28.000, masih di bawah harga acuan Rp40.000,” ucapnya.

Meski demikian, ia mengakui adanya kenaikan pada komoditas cabai. Menurutnya, kondisi cuaca belakangan ini membuat proses panen sedikit terhambat, meski produksi secara keseluruhan masih mencukupi.

“Memang ada beberapa komoditas yang mengalami sedikit kenaikan, misalnya cabai. Kami sudah koordinasi dengan Asosiasi Cabai Indonesia. Produksi sebenarnya cukup, hanya karena cuaca, proses metik sedikit terhambat sehingga membutuhkan waktu lebih lama,” jelasnya.

Namun, produsen telah berkomitmen menjaga pasokan agar harga tetap terkendali hingga pergantian tahun.

“Teman-teman produsen berkomitmen untuk terus memasok, agar menjelang Tahun Baru tidak terjadi masalah pada harga kebutuhan pokok,” kata Budi.

Ia juga mengapresiasi peran pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga. Kemendag, lanjutnya, terus melakukan pemantauan melalui sistem SP2KP sehingga setiap pergerakan harga dapat terdeteksi.

“Kemarin kami juga sudah rapat bersama pemerintah daerah seluruh Indonesia dan para produsen. Mereka sepakat menjaga suplai. Dari laporan, stok dalam kondisi surplus. Jadi untuk menghadapi Tahun Baru, para pemasok meyakinkan bahwa tidak akan ada masalah,” tuturnya.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, yang mendampingi peninjauan tersebut, menyampaikan bahwa pihaknya terus memastikan stok aman dan mengontrol harga pangan agar inflasi tetap terkendali.

“Alhamdulillah harga masih terkendali dan bahkan di bawah HET, seperti bawang. Cabai memang agak tinggi, tapi bawang merah, bawang putih, dan beras juga terkendali,” ujarnya.

Edi menegaskan bahwa Pemkot Pontianak telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menjaga ketersediaan stok dan mencegah lonjakan harga.

“Kami akan mengendalikan inflasi dan menggelar pasar murah di enam kecamatan,” ucapnya.

Pemkot juga memastikan suplai barang kebutuhan pokok tetap lancar agar distribusi tidak terganggu dan stok aman di pasaran.

(Red)