Efektivitas Polresta Terbukti: GMNI Soroti Penurunan Kriminalitas dan Dukung Penguatan Blue Patroli

Pontianak, 9 Desember 2025 – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Pontianak menggelar audiensi strategis dengan Kapolresta Kota Pontianak Yang diwakili Oleh Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota (Wakapolresta) Pontianak AKBP Hendrawan, S.I.K., M.H.., untuk menyampaikan kajian akademis mengenai kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tahun 2024-2025. Kajian GMNI menyimpulkan adanya tren positif penurunan angka kriminalitas sebesar 7% pada tahun 2024, yang menunjukkan efektivitas strategi preventif Polresta.

 

Namun, GMNI juga menyoroti tantangan keamanan spesifik yang signifikan, yaitu peningkatan fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang melonjak 28,9% , serta maraknya peredaran narkotika transnasional. DPC GMNI menegaskan peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial dan mitra kritis kepolisian dalam menjaga stabilitas, dengan komitmen untuk berpartisipasi aktif dalam upaya preventif dan edukasi publik.

 

Wakapolresta Pontianak menyambut baik masukan dan data berbasis riset yang disampaikan GMNI, menegaskan bahwa kemitraan dengan kaum intelektual muda adalah pilar penting dalam mewujudkan keamanan.

 

Berdasarkan kajian tersebut, GMNI memberikan sejumlah rekomendasi konkret untuk ditindaklanjuti. Rekomendasi tersebut meliputi penguatan program Blue Patroli dengan memperluas jangkauan ke area yang belum tercakup , penegakan hukum yang lebih keras terhadap pelanggaran lalu lintas berisiko tinggi , dan peningkatan fokus pada pengungkapan jaringan narkotika transnasional.

 

Selain itu, GMNI menyoroti pentingnya mengoptimalkan mekanisme Diversi bagi Anak Berkonflik Hukum di tingkat penuntutan, yang saat ini implementasinya masih menghadapi hambatan. Audiensi ini ditutup dengan komitmen bersama untuk mengintegrasikan rekomendasi akademis ini sebagai kajian perumusan kebijakan keamanan Polresta kedepan.